Site icon Aceh Dalam Berita

Kodim 0108/Agara Bersama Warga Perkuat Jembatan Gantung di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Kutacane  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 14-8-2026 Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus membantu meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat, Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong pemasangan tali sling pada jembatan gantung di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu penyelesaian pembangunan serta penguatan sarana dan prasarana yang memiliki manfaat langsung bagi warga. Jembatan gantung tersebut menjadi salah satu akses penting yang menghubungkan masyarakat antarwilayah, sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, personel Babinsa bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pemasangan tali sling sebagai salah satu bagian penting dalam memperkuat konstruksi jembatan. Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama mulai dari menyiapkan material, menarik dan mengatur posisi tali sling, hingga memasang serta mengikatnya pada titik-titik konstruksi yang telah ditentukan.

Seluruh proses pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan kerja sama, ketelitian, dan kehati-hatian. Keterlibatan masyarakat secara langsung juga menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap keberadaan jembatan yang selama ini menjadi salah satu jalur penghubung penting dalam mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Pelda Soldier menyampaikan bahwa jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis bagi masyarakat karena menjadi akses penghubung yang mempermudah mobilitas warga dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Oleh karena itu, penguatan konstruksi jembatan perlu dilakukan dengan baik agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkannya.

“Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Karena itu, kami bersama warga berupaya membantu memperkuat bagian-bagian jembatan agar dapat digunakan dengan aman. Kami selalu siap hadir dan membantu masyarakat, karena pembangunan maupun perbaikan fasilitas umum merupakan kepentingan bersama,” ujar Pelda Soldier.

Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran personel TNI di tengah warga diharapkan dapat memberikan motivasi dan mendorong masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang menjadi kepentingan bersama.

Jembatan gantung di Desa Lawe Ger Ger memiliki arti penting bagi masyarakat karena mendukung berbagai aktivitas, baik di bidang perekonomian, pendidikan, pertanian, sosial kemasyarakatan, maupun keperluan lainnya. Dengan semakin kuatnya konstruksi jembatan, diharapkan mobilitas masyarakat antarwilayah dapat berjalan lebih lancar serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga.

Selain membantu memperkuat konstruksi jembatan, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Interaksi langsung antara Babinsa dan masyarakat dalam suasana kerja bersama menciptakan komunikasi yang lebih dekat serta membangun rasa kebersamaan dalam menghadapi berbagai kebutuhan di wilayah.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama personel TNI menjadi bukti bahwa pembangunan fasilitas umum dapat dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan kepedulian dan rasa tanggung jawab. Dengan adanya kerja sama tersebut, pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih ringan dan dapat diselesaikan secara lebih efektif.

Warga masyarakat menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran personel TNI yang ikut bekerja secara langsung dinilai memberikan motivasi sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Salah seorang warga menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang sudah ikut membantu secara langsung. Dengan adanya kerja sama ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan diharapkan jembatan segera dapat digunakan secara maksimal,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga dan merawat fasilitas umum. Setelah jembatan nantinya dapat digunakan secara optimal, masyarakat diharapkan turut menjaga kondisi serta memperhatikan keamanan dan kelayakan jembatan agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Kodim 0108/Agara melalui jajaran Babinsa akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga sesuai dengan kemampuan dan tugas kewilayahan. Pendekatan melalui kegiatan gotong royong diharapkan mampu memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan di daerah.

Melalui pemasangan tali sling tersebut, diharapkan konstruksi jembatan gantung di Desa Lawe Ger Ger semakin kuat dan mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Keberadaan jembatan yang aman dan memadai juga diharapkan dapat memperlancar konektivitas antar-desa dan antar-kecamatan serta memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.

Kegiatan gotong royong berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta komitmen bersama untuk membangun dan meningkatkan kualitas sarana penghubung yang dibutuhkan masyarakat.

Exit mobile version