Gotong royong Menghilangkan Ego Sektoral, Menghasilkan Pemikiran Dan Dukungan Kebersamaan

Aceh besar ( Aceh dalam berita) Selasa 11-8-2026 Setelah beberapa bulan ini Nova Herianto S.T , M.T PPK wilayah 1.1 BPJN Aceh, bekerja sebagai tugas yang telah di percayakan kepada nya, walaupun sulit dan rintangan yang selalu ada.

namun tugas harus di kedepan kan bekerja iklas dan sebaik mungkin seperti layak nya telah di emban kan kepada nya.

Seperti yang akan di lakukan besok dengan adanya perencanaan pelaksanaan gotong royong berkaloborasi antara PPK 1.1 dengan  PUPR dan juga Dinas lingkungan hidup, ikut serta beberapa masyarakat aceh besar,

Menurut PPK wilayah 1.1, gotong royong ini sebagai makna usaha untuk keselamatan bagi pengguna jalan.

Gotong royong yang di lakukan untuk pembenahan dahan pohon yang sudah mencorong ke badan jalan, seperti daun pohon sudah rimbun yang bisa membuat penglihatan pengemudi mobil, truck ,sepeda motor dan lain nya yang melintas sepanjang jalan nasional wilayah 1.1.

‎Nova Herianto mengatakan, jalan yang di percayakan untuk mengerjakan, membenahi maupun mengawasi mencakup dari simpang lambaro arah jantho sampai perbatasan kabupaten sigli dengan didukung pengamanan jalan polantas aceh besar..

Merapikan dahan-dahan, memotong dahan pohon yang kira kira dirasa kan bisa  membahayakan pengguna jalan.

‎Momen ini gotong royong ini sesuai dengan melihat saat cuaca yang tidak menentu, apalagi cuaca exstrim sering ada nya angin kencang, tutur PPK 1.1.

Dari pantauan masyarakat setempat, gotong royong seperti ini sangat membantu guna kepentingan masyarakat luas, di mana adanya kendala bagi pengguna jalan bisa teratasi dan manfaat besar.

‎Atas nama masyarakat meminta, agar momen gotong royong seperti ini, bisa sesering mungkin di laksanakan.

kerja sama ini lahir dari hasil pemikiran komunikasi, diskusi di warung kopi yang duduk di antara nya Kadis PU, Kadis DLH Aceh besar, di awali pembicaraan oleh Nova Harianto.

Kadis DLH Aceh besar sangat mendukung mengingat kondisi pohon sepanjang jalan begitu memprihatinkan, dahan dan cabang pohon sudah memasuki badan jalan. bisa mengganggu kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan.

‎Dari hasil gotong royong bersifat menghilang kan ego sektoral dengan melahirkan ide pemikiran Goro dan saling mendukung, mengisi kekurangan serta kelebihan di bidang sektor instansi.

Semua pemikiran di landaskan momen gotong royong menjadikan usaha keselamatan masyarakat banyak, terutama bagi pengendara yang melintas sepanjang jalan Lambaro-siglie.

‎Dukungan ini pun ikut serta polantas, dinas perhubungan dan BPBD ( damkar ) Aceh besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *