banner 728x250

Kodim 0108/Agara Bersama Warga Lembur Hingga Malam, Percepat Pembangunan Jembatan Beton Penghubung Antar Desa dan Kecamatan di Aceh Tenggara

Aceh Tenggara ( Aceh dalam berita ) Kamis 9-7-2026 Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali diperlihatkan oleh personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan jembatan beton yang menjadi akses vital penghubung antar desa dan antar kecamatan. Meski malam telah larut, proses pengecoran lantai jembatan tetap berlangsung dengan penuh semangat di Desa Lawe Sikap I, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu proyek infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat karena akan membuka akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Demi mengejar target penyelesaian pekerjaan, Babinsa bersama warga rela bekerja hingga malam hari dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi serta keselamatan kerja.

Example 300x600

Babinsa Desa Lawe Sikap I, Koptu Suharto, tampak memimpin sekaligus terjun langsung mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari mengangkut material bangunan, menyiapkan campuran beton, hingga melakukan pengecoran lantai jembatan secara bergantian, seluruh pekerjaan dilakukan dengan penuh kekompakan dan rasa tanggung jawab.

Koptu Suharto mengatakan bahwa kegiatan lembur tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama antara TNI dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat besar bagi kehidupan warga.

“Walaupun pekerjaan dilakukan hingga malam hari, semangat masyarakat tidak pernah surut. Justru kebersamaan yang terjalin membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan beton ini memiliki nilai strategis karena akan menjadi jalur utama yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Selama ini masyarakat masih menghadapi berbagai kendala dalam mobilitas akibat terbatasnya akses transportasi, terutama saat musim hujan.

Menurutnya, setelah jembatan selesai dibangun, masyarakat akan lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, menuju pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga memperlancar distribusi barang dan jasa. Dengan demikian, pembangunan jembatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.

Selama proses pengecoran berlangsung, suasana gotong royong tampak begitu kental. Babinsa dan masyarakat bekerja bahu-membahu tanpa mengenal lelah. Meskipun pekerjaan dilakukan pada malam hari, setiap tahapan tetap dilaksanakan secara teliti dan sesuai prosedur agar kualitas bangunan tetap terjaga serta memiliki daya tahan yang baik untuk digunakan dalam jangka panjang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dipelihara oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara melalui peran aktif para Babinsa di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan pendampingan dalam pembangunan fisik, tetapi juga menjadi motor penggerak yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan.

Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kebersamaan, Babinsa terus berupaya memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi warga.

Salah seorang warga Desa Lawe Sikap I, Sanusi (60), mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian Babinsa yang selalu hadir mendampingi masyarakat dalam proses pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan seluruh anggota TNI yang tidak mengenal waktu dalam membantu masyarakat. Bahkan sampai malam hari mereka tetap bekerja bersama kami. Kehadiran jembatan ini sangat kami nantikan karena akan memudahkan aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil kebun, pergi ke sekolah, maupun menuju fasilitas kesehatan. Semoga pembangunan ini segera selesai dan menjadi manfaat besar bagi seluruh masyarakat,” ungkap Sanusi.

Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Sikap I diharapkan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Keberadaan jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antar desa dan antar kecamatan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Aceh Tenggara.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *